|
REKOMENDASI DISKUSI
DAN KOMUNIKASI MUSEUM THN 2008
-
Diperlukan kreatifitas para Kepala
Museum untuk melakukan pendekatan
kepada para penentu kebijakan untuk
mendapatkan dukungan.
-
Direktorat Museum perlu
mengembangkan koordinasi dengan
penentu kebijakan untuk mendukung
program - program di daerah.
-
Direktorat Museum menghimbau
Pemerintah Daerah untuk tidak mudah
memindahkan SDM Museum yang telah
terlatih.
-
Direktorat Museum mendukung
penyesuaian tarif listrik non
komersial dan reduksi pajak bagi
Museum Swasta.
-
Direktorat Museum menginformasikan
calender of event permuseuman (5
tahun ke depan) ke seluruh jaringan
untuk mendukung pengusulan program
kerja Museum Daerah.
-
Peningkatan Kualitas pekerja museum
:
4Formal
melalui Perguruan Tinggi.
4Non
formal melalui pelatihan - pelatihan /
sertifikasi
-
Pelatihan - perlatihan Managemen dan
Marketing untuk Pengelola / Pimpinan
Museum.
-
Diperlukan peraturan pemanfaatan
fasilitas Museum khususnya pada UPT
Pusat.
-
Workshop Manajemen Museum perlu
diintensifkan guna menyamakan konsep
Manajemen Museum.
-
Perlu dibentuk standar minimum
pelayanan.
-
Standar kompetensi pekerja Museum
(recruitment).
-
Perlu aturan dan mekanisme
yang jelas dalam
sistem pengadaan dan
pajak koleksi
-
Direktorat Museum perlu
mengintensifkan forum
komunikasi dan diskusi
antara museum dengan
asosiasi, perguruan
tinggi, budayawan,
seniman , dan Pemerintah
Daerah
-
Direktorat Museum di
harapkan memberikan
dukungan pada Musyawarah
Nasional AMI tahun
2009
-
Diskusi dan Komunikasi
tahun 2009 akan
dilakukan di Jambi
Pontianak , 9 April
2008
Hasil
Rumusan Kelompok I dan
II
RUMUSAN
SEMINAR
Seminar
Reposisi Museum Indonesia
Tanggal
29 Mei 2008
MUSEUM
KEBANGKITAN
Setelah
mendengarkan arahan Dirjen
Sepur dan Presentasi
dari beberapa makalah yang
disampaikan pada tanggal
29 Mei 2008 di Museum
Kebangkitan, Jakarta, maka
dalam rangka reposisi
Museum yang di maksud
adalah sebagai berikut
:
-
Pengertian
reposisi adalah menempatkan
kembali tugas dan
fungsi Museum dengan
adanya paradigma baru
yaitu yang tadinya
Museum berorientasi
kepada benda (object
oriented) untuk
kepentingan serta penguatan
identitas masyarakat.
-
Mengingat
berbagai permasalahan
museum yang dihadapi
di Indonesia, maka
reposisi terhadap Museum
harus segera dilakukan.
-
Perlu adanya
Political Wills dari
pemerintah dan komitmen
bersama antara
pemerintah dan pemangku
kepentingan.
-
Langkah-langkah yang
harus dilakukan dalam
upaya reposisi Museum
adalah :
-
Mengevaluasi
kebijakan pemerintah
terhadap permuseuman di
Indonesia.
-
Menempatkan
peran Museum sebagai
bagian dari pranata
sosial di
masyarakat
-
Melakukan
publikasi dan promosi
yang imbal balik
-
Memperkuat
jejaring kerjasama antar
lembaga Museum, praktisi,
akademisi
dan birokrasi
|